Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2021

Komponen Dasar WLAN Berikut Contoh Perangkat

Gambar

Jenis-Jenis Antena Jaringan

1. ANTENA GRID Antena ini merupakan salah satu antena wifi yang populer. Fungsinya adalah dimana antena ini adalah menerima dan mengirim signal data dengan sistem gelombang radio 2,4 Mhz. 2. ANTENA SECTORAL Antena yang juga di gunakan untuk access point to serve a point-to-multi-point (P2MP) links. Sudut pancaran antena ini adalah 45-180 derajat dan tingkat ketinggian pemasangannya harus diperhatikan agar tidak terdapat kerugian dalam penangkapan sinyal. 3. ANTENA OMNI Antena yang memiliki pola pemancaran sinyal ke segala arah dengan daya sama. Antena ini hanya memberi pancaran sinyal pada sekelilingnya atau 360 derajat 4. ANTENA PARABOLIC Memiliki fungsi dan frekuansi yang sama dengan antena grid. Memiliki jangkauan lebih jauh dan lebih fokus dibandingkan antena Grid. Digunakan untuk aplikasi point to point jarak jauh. 5. ANTENA YAGI Yagi adalah antena yang paling umum digunakan dalam aplikasi yang beroperasi di atas 10 MHz.

Spesifikasi Jaringan WIFI Menurut Standar IEEE

Gambar
 

Jenis-Jenis Media Transmisi Wireless

1. SATELIT Jenis Media Transmisi yang menggunakan Satelit sebagai penerima sinyal dari stasiun bumi dan memancarnya ke stasiun bumi lainnya. Satelit pada umumnya mengorbit di pada ketinggian 36.000 km dari permukaan bumi. Setiap satelit yang mengorbit akan beroperasi pada sejumlah band frekuensi yang disebut dengan channel transponder. Media Transmisi ini sering digunakan untuk Siaran Televisi, Telepon Jarak Jauh dan Jaringan Bisnis Privat (Private Business Network). 2. WIFI WiFi adalah standar untuk WLAN yang dibuat oleh WiFi Alliance berdasarkan IEEE 802.11. Tujuan WiFi adalah memungkinkan komunikasi yang terjalin dengan baik pada berbagai perangkat wireless dari beragam pabrik pembuatnya. Jadi, buatan manapun perangkat wireless tersebut dapat saling berkomunikasi dengan baik selama mengikuti tata cara yang telah distandarkan oleh WiFi. WiFi diimplementasikan pada PC, Laptop, smartphone dan berbagai perangkat mobile lainnya. 3. BLUETOOTH Menggunakan frekuensi 2,4 GHz dan menggunakan ...

Media Transmisi Wireless

Suatu media yang digunakan untuk mengirimkan data, dimana arah ujung yang satu dengan ujung yang lainnya tersebar. Komunikasi ini mengirimkan sinyal ke udara berdasarkan spektrum elektromagnetik. Menggunakan sebuah media antena dalam mengirim dan menerima sinyal elektromagnetik. Rentan intereferensi.

Media Transmisi Jaringan

Medium yang digunakan komputer untuk mengirim dan menerima pesan disebut media transmisi.  Setiap media memiliki spektrum elektromagnet yang berbeda.  Spektrum elektromagnet menggambarkan lebar jalan yang dimiliki media yang dapat dilalui sinyal dari satu komputer ke komputer yang lain.

Jenis Media Transmisi Wired, Penjelasannya, Kelebihan dan Kelemahan Masing-Masing Kabel Jaringan

 KABEL COAXIAL • Kabel coaxial adalah jenis kabel yang terdiri atas dua penghantar di mana salah satu penghantarnya berada di tengah kabel dan dikeliling oleh penghantar satunya lagi dengan pola melingkar. • Prinsip kerja Coaxial dengan cara menghantarkan arus atau sinyal listrik dari sumber ke tujuan. Kelebihan 1. Bila dibandingkan dengan penggunaan kabel fiber optik, kabel coaxial memiliki kisaran harga yang lebih murah. 2. Jangkauan serta kecepatan transmisi yang dimiliki oleh kabel Coaxial lebih tinggi, meskipun masih memiliki beberapa batasan-batasan jangkauan tertentu. 3. Proses pemasangannya cukup kompleks. 4. Teknologi yang dimiliki dan diterapkan pada jaringan kabel Coaxial masih terbilang sangat umum dan mudah dipahami. Kelemahan 1. Proses instalasi yang cukup kompleks dan rumit, karena untuk pemasangannya tersebut diperlukan ketelitian untuk menyesuaikan ukuran dari kabel tersebut. 2. Lebih mahal dalam urusan biaya pemeliharaan dan perawatan. 3. Memiliki sifat yang renta...

Media Transmisi Wired, Alasan Menggunakan, Kelebihan dan Kelemahannya

ALASAN MENGGGUNAKAN MEDIA TRANSMISI KABEL : 1. Bisa menyuplai kebutuhan jaringan di daerah pelosok, yang belum memiliki access point secara wireless.  2. Biaya untuk membangun jaringan kabel masih jauh lebih murah daripada wireless.  3. Jaringan kabel cenderung lebih stabil dalam mentransmisikan data.  4.Jaringan kabel juga cenderung tidak terpengaruh cuaca.  ADAPUN KELEMAHAN DARI PENGGUNAAN MEDIA WIRED KABEL : 1.Membutuhkan jumlah kabel yang banyak untuk suatu jaringan yang luas dan juga besar. 2. Penempatan kabel yang harus diperhatikan, agar terhindar dari masalah–masalah kabel, seperti digigit oleh hewan pengerat. 3. Terkadang instalasi yang melibatkan banyak kabel sering terlihat tidak rapih, dan berantakan oleh kabel.  FUNGSI JARINGAN WIRED Fungsi dari sebuah jaringan kabel itu sendiri adalah mentransmisikan data yang diperoleh dari server menuju komputer user atau client dengan mengandalkan konektivitas dari sebuah kabel.

Physical Layer dan Tujuannya

Pengertian Physical Layer      Layer paling bawah dari layer-layer model OSI berisi standard-standard untuk menghubungkan komputer ke media transmisi yang sesungguhnya. Karakteristik dari lapisan Physical layer adalah yang menentukan rangkaian kejadian dimana arus bit berpindah melalui medium fisik.      Pada physical layer, komputer mengirimkan bit-bit lewat media transmisi. Karena komputer menggunakan sinyal electric untuk menghadirkan biner 0 dan 1. Tujuan Physical Layer 1. Menspesifikasikan standar untuk berinteraksi dengan media jaringan 2. Menspesifikasikan kebutuhan media untuk jaringan. 3. Format sinyal electrical untuk transmisi lewat media jaringan. 4. Synchronisasi transmisi sinyal. 5. Deteksi error selama transmisi.

Jenis-Jenis, Kelemahan dan Kelebihan Beserta Karakteristik Topologi Jaringan

1. Bus KEUNGGULAN Mudah dalam pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Hemat dalam penggunaan kabel. Mudah dalam installasi topologi BUS karena mempunyai layout kabel sederhana. Apabila terjadi kerusakan pada satu komputer maka tidak mempengaruhi komputer lain. Tidak membutuhkan komponen hardware aktif seperti HUB atau Switch. KEKURANGAN Jika terdapat gangguan pada kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan. Memiliki kepadatan pada jalur lalu lintas karena menggunakan kabel tunggal untuk pusat jaringan. Memerlukan repeater untuk jarak jauh. KARAKTERISTIK Setiap komputer pada topologi BUS akan terhubung dengan kabel utama. Pada ujung kabel terdapat 50 ohm konektor. Tidak membutuhkan peralatan aktif untuk menghubungkan masing-masing komputer.  Pada topologi BUS menggunakan kabel coaxial dan digunakan konektor BNC tipe T. Jika kabel utama putus, maka akan terjadi gangguan pada setiap kompu...

Konsep dan Fungsi Topologi Jaringan

Konsep Topologi Jaringan       Tampilan fisik jaringan yang menggambarkan penempatan komputer-komputer di dalam jaringan dan bagaimana kabel ditarik untuk menghubungkan komputer-komputer tersebut. Fungsi Topologi Jaringa n       Topologi jaringan komputer berfungsi untuk mengetahui bagaimana masing-masing komputer atau host dalam jaringan komputer dapat saling berkomunikasi satu sama lain

Perbedaan dan Persamaan Model OSI dan TCP/IP

Persamaan OSI vs TCP/IP 1. Masing-masing model menggunakan Layer dalam menjelaskan proses komunikasi data. 2. Memiliki Application Layer, meskipun terdapat perbedaan fungsi untuk layer tersebut. 3. Masing-masing memiliki Transport dan Internet (network) Layer. 4. Masing-masing menggunakan asumsi pengiriman paket data secara packet-switched dalam mencapai alamat tujuannya. 5. Bagi Network Professional, kedua model tersebut di atas harus dipelajari untuk memahami konsep dasar komunikasi data di jaringan. Perbedaan   OSI vs TCP/IP 1. Didalam OSI Layer terdapat tiga layer yang berkaitan dengan Aplikasi (Application, Presentation, dan Session) sedangkan dalam TCP/IP hanya satu Layer yaitu Application Layer 2. Dalam OSI Layer Proses komunikasi data di dalam jaringan secara physical, dimodelkan dalam dua layer (Data Link dan Physical Layer) sedangkan pada TCP/IP dimodelkan dalam satu layer yaitu Network Access. 3. Dalam OSI Layer memiliki 7(tujuh) Layer dalam menjelaskan proses komunikasi...

Application Layer

     Lapisan aplikasi menyediakan program untuk aplikasi pengguna dan bertanggung jawab atas pertukaran informasi antara program komputer. Application Layer dalam TCP/IP adalah kombinasi lapisan-lapisan session, presentation dan application pada OSI. Dilapisan ini dapat ditemukan program yang menyediakan pelayanan jaringan seperti : Telnet, FTP, SMTP, HTTP, POP3, DNS, SNMP dan TFTP. Telnet Program yang memungkinkan akses terminal secara remote lewat suatu jaringan (Port 23) Service yang tersedia melalui jaringan Telnet : Archie, Gopher,  Wais. SMTP (Send Mail Transfer Protocol) Suatu protokol aplikasi yang merupakan sistem pengiriman message atau pesan atau e-mail.(Port 25). POP (Post Office Protocol ver 3) Protokol untuk mengambil/menerima pesan (Port 110). FTP (File Transfer Protocol) Protokol sekaligus program yang dapat digunakan untuk melakukan operasi file dasar pada host remote dan untuk mentransfer file antar host (Port 20 Transfer Data, 21 Kontrol Data). TFT...

Transport Layer

     Lapisan ini merupakan protokol yang mengatur aliran data dari dua host. Lapisan transport berfungsi untuk mencari jalur (routing) yang kosong untuk transmisi data Pada lapisan ini terdapat dua protokol yaitu : 1. Transmission Control Protocol (TCP) Berfungsi untuk mengirimkan data ke tujuan, memeriksa kesalahan, mengrimkan error ke lapisan atas hanya apabila TCP tidak berhasil mengadakan komunikasi. 2. UDP (User Datagram Protocol) Memberikan alternatif transport untuk proses yang tidak membutuhkan pengiriman yang handal.

Internet Layer

     Internet Layer merupakan protokol internet yang diperlukan yang fungsinya adalah sebagai pengalamatan, fragmentasi dan pengiriman datagram pada jaringan.      Alamat IP panjangnya 32 bit & dibagi menjadi 2 Bagian : –Network ID, menunjukkan jaringan kemana host dihubungkan. –Host ID memberikan suatu pengenal unik pada setiap host pada suatu jaringan. Internet Control Message Protocol (ICMP) – Protokol yang digunakan untuk membantu error handling dan prosedur pengaturan (control procedure). ICMP (Internet Control Message Protocol) – Protokol standar yang menyediakan kemampuan messaging dalam IP sebagai kompensasi dari defisiensi IP(no error-reporting atau error-corecting mechanism). ARP (Address Resolution Protocol) – Proses pemetaan alamat fisik (Physical Address) seperti alamat NIC yang berasosiasi kepada logical address (alamat IP) --> Logic ke Fisik. RARP (Reverse Address Resolution Protocol – Komplemen dari ARP dimana protokol ini membantu ho...

Network Access Layer

     Lapisan ini disebut juga lapisan link atau lapisan data link yang merupakan perangkat keras pada jaringan. Pada lapisan ini TCP/IP tidak mendefinisikanp yang spesifik. Artinya TCP/IP mendukung semua standar dan proprietary protokol lain. Contoh protokol dan layanan : IEEE 802.2, X.25, ATM, Ethernet, SLIP, PPP, dll

Wireless Card

Pengertian Wireless Card Wireless Card atau bisa juga disebut sebagai kartu wifi merupakan sebuah hardware atau perangkat keras yang umumnya terdapat di dalam device laptop yang akan berperan sebagai penerima sinyal elektromagnetik Fungsi Wireless Card Fungsi wireless card pada laptop yaitu menghubungkan jaringan tanpa kabel, artinya kalian bisa menerima sinyal dari perangkat lain yang di share mulai dari wifi bahkan untuk tetring hotspot melalui smartphone pun kalian bisa gunakan.

Network Interface Card (NIC)

Pengertian Network Interface Card (NIC) NIC merupakan sebuah perangkat keras jaringan, yang secara fisik berbentuk seperti sebuah kartu ekspansi, yang memungkinkan setiap komputer dapat terhubung dengan suatu jaringan dengan menggunakan kabel jaringan. NIC (Network Interface Card) ini juga memiliki beberapa istilah lainnya, seperti Kartu Jaringan (Network Card), LAN Card dan juga Ethernet Card Fungsi Network Interface Card (NIC) 1. Sebagai media pengirim data dari satu komputer ke komputer lainnya 2. Sebagai pengontrol data flow antar komputer yang menggunakan sistem kabel jaringan 3. Menerima data dari komputer lain 4. Menterjemahkan data menjadi bentuk bit, sehingga dapat dimengerti oleh komputer penerima

Bridge

  Pengertian Bridge Kata bridge diambil dari bahasa Inggris yang bila diartikan adalah jembatan atau penghubung. Kemudian bila dihubungkan dengan jaringan komputer, pengertian bridge menjadi suatu alat yang dapat menghubungkan jaringan komputer LAN (Local Area Network) dengan jaringan LAN lainnya. Tidak hanya dapat menghubungkan tipe jaringan komputer yang sama, bridge bisa digunakan untuk menghubungkan tipe yang berbeda-beda. Misalnya saja seperti ethernet dan fast ethernet. Bridge juga merupakan alat yang bisa mempelajari alamat link yang ada pada setiap perangkat yang terhubung dengannya serta mengatur alur frame berdasarkan alamat tersebut. Bridge bekerja pada data Link layer model OSI (Open System Interconnection). Oleh karena itu alat ini bisa menyambungkan jaringan komputer yang menggunakan metode transmisi atau medium access control yang berbeda. Fungsi Bridge 1. Menghubungkan Dua Jaringan Komputer LAN yang Sejenis 2.Menghubungkan Beberapa Jaringan Komputer yang Terpisah 3....

Repeater

Pengertian Repeater Repeater pada dasarnya berasal dari bahasa Inggris ‘repeat’ yang berarti pengulangan. Jika diartikan dari suku kata, maka repeater dapat diartikan sebagai pengulang kembali, ataupun jika disempurnakan dalam sebuah bahasa, maka repeater merupakan alat yang berguna untuk mengulang dan meneruskan kembali signal ke daerah sekitar perangkat ini. Jika dikaji secara bahasa teknis, maka pengertian repeater adalah alat yang berguna untuk menguatkan signal. Dengan alat ini, signal yang lemah dapat ditingkatkan daya jangkaunya sehingga dapat digunakan untuk cakupan wilayah yang lebih luas. Fungsi Repeater 1. Memperluas daya jangkau signal server Fungsi yang pertama dari alat ini adalah untuk memperluas daya jangkau singnal. Jika signal lemah, maka daya jangkaunya akan lebih sempit, sedangkan ketika signal kuat maka daya jangkaunya akan lebih luas. 2. Mengcover berbagai wilayah minim signal dari server Dengan menggunakan repeater, maka daerah yang minim signal dapat dapat lebih...

Access Point

Pengertian Access Point Perangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver dan antena untuk transmisi dan menerima sinyal ke dan dari clients remote. Dengan access points (AP) clients wireless bisa dengan cepat dan mudah untuk terhubung kepada jaringan LAN kabel secara wireless. Fungsi Access Point 1. Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server 2. Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access(WPA) 3. Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses. 4. Sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel.

Swicth

  Pengertian switch Switch nampaknya kini lebih disukai daripada hub dalam membangun sebuah jaringan lokal (LAN). Perangkat switch dapat membagi beberapa segmen collision domain dan menyediakan keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan hub. Fungsi switch Secara umum fungsi utama dari sebuah switch adalah: 1. Sebuah switch membuat keputusan berdasarkan destination port atau tujuan dari port yang akses diakses. 2. Sebuah switch menyimpan tabel yang digunakan untuk menentukan bagaimana cara untuk meneruskan lalu lintas jaringan melalui switch. 3. Perangkat Switch yaitu Cisco switch melakukan forward frame Ethernet berdasarkan tujan alamat MAC Address dari frame.

Router

Pengertian Router Router sering digunakan untuk menghubungkan beberapa network yang berbeda. Router merupakan perangkat utama yang digunakan untuk menghubungkan jaringan LAN, WAN dan WLAN. Fungsi Router Fungsi dari sebuah router yaitu dapat mentranmisikan sebuah informasi dari suatu jaringan ke jaringan lainnya yang sistem dari kerjanya sama seperti pada Bridge. Fungsi ini adalah merupakan fungsi utama dari sebuah router yaitu untuk dapat menghubungkan beberapa dari jaringan yang berguna untuk menyampaikan data dari satu jaringan ke jaringan yang lainnya. Tetapi router tersebut bededa hal dengan penggunaan Switch. Karena pada Switch hanya akan digunakan untuk menghubungkan beberapa dari komputer lalu membentuk sebuah AN atau Local Area Network. Dan sedangkan pada sebuah router memiliki kegunaan yaitu untuk dapat menghubungkan antar saru LAN dengan LAN lainnya.

Fungsi Protokol

1. ARP (Address Resolution Protocol),     Protokol ARP atau Address Resolution Protocol merupakan sebuah protokol yang bertanggung jawab mencari tahu Mac Address atau alamat hardware dari suatu Host yang tergabung dalam sebuah jaringan LAN dengan memanfaatkan atau berdasarkan IP Address yang terkonfigurasi pada Host yang bersangkutan. Dalam OSI layer, protokol ini bekerja antara Layer 2 dan Layer 3. Fungsi :     Peran protokol ARP ini sangat penting dalam jaringan, terutama mengenai komunikasi data yang terjadi dalam jaringan. Setiap host yang tergabung atau terhubung dalam sebuah jaringan LAN saling berkomunikasi menggunakan alamat fisik (Mac Address) dan tidak menggunakan alamat logis (IP Address). 2. RARP (Reverse Address Resolution Protocol)       RARP (Reverse Address Resolution Protocol) adalah protokol yang bertugas untuk menemukan IP address suatu host yang hanya tahu Hardware address-nya saja (misal pada diskless ma...

Pengertian 7 Lapisan OSI Layer

PHYSICAL LAYER Lapisan ini mentransmisikan serangkaian bit yang merupakan kombinasi dari angka 0 dan 1 melalui media transmisi. Hanya bisa digunakan untuk penyedia jalur sinyal data saja, tanpa bertanggungjawab jika terjadi kerusakan data. Contoh Protokol dan layanan : RS 232, ethernet, dll DATA LINK LAYER Lapisan ini menyediakan link untuk data, memaketkannya menjadi frame. Menyediakan komunikasi dari node ke node. Melakukan error control dan flow control. Contoh Protokol dan layanan : MAC, IEEE 802.2/3, HDLC, Frame Relay, PPP, ATM, dll NETWORK LAYER Lapisan ini bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik dijaringan. Data dalam lapisan ini berbentuk paket. Contoh Protokol dan layanan : IP (Internet Protocol), ARP (Address Resolution Protocol), RARP (Reverse Address Resolution Protocol), ICMP (Internet Control Message Protocol), dll TRANSPORT LAYER Lapisan transport menjamin bahwa data yang diberikannya ...

Fungsi-Fungsi OSI Layer

MODEL OSI Model Referensi OSI (Open System Interconnection) merupakan standar dalam protokol jaringan yang dikembangkan oleh ISO (International Standard Organization). OSI sebagai model referensi yang digunakan sebagai patokan oleh banyak pihak dalam membuat suatu standar protokol komunikasi. Model ini memberikan gambaran tentang fungsi, tujuan dan kerangka kerja suatu model referensi yang bersifat logis dalam sistem komunikasi data. Fungsi OSI layer adalah mengupayakan membuat sistem jaringan komputer yang menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda sehingga memudahkan perangkat dari vendor yang berbeda bisa berkomunikasi. “Open” dalam OSI adalah untuk menyatakan model jaringan yang melakukan interkoneksi tanpa memandang perangkat keras/“hardware” yang digunakan, Sepanjang tatacara komunikasinya sesuai dengan standar. Hal ini secara tidak langsung menimbulkan modularity”(dapat dibongkar pasang). “Modularity” mengacu pada pertukaran protokol di layer tertentu tanpa mempen...

Teknologi Jaringan pada Rumah

Tren Teknologi Jaringan Pada Rumah dan Kantor Rumah Pintar/Smart Home Smart City Powerline Networking Menggunakan media kabel listrik yang ada untuk menghubungkan kedalam jaringan Broadband wireless Wireless Internet Service Provider (WISP) Layanan broadband wireless menggunakan teknologi seluler

Ancaman Keamanan Jaringan dan Solusi

Ancaman Keamanan Virus, worm, dan trojan horse Spyware dan adware serangan zero-day, juga disebut serangan zero-jam Serangan hacker Intersepsi data dan pencurian Pencurian identitas Solusi keamanan Antivirus dan antispyware  filtering firewall sistem firewall khusus Access control list (ACL)  Intrusion prevention systems (IPS) Virtual Private Networks (VPN)

Karakteristik Dasar Arsitektur Jaringan

Empat Karakteristik Dasar Arsitektur Jaringan : Toleransi kesalahan Skalabilitas Kualitas pelayanan (QoS) Keamanan Toleransi kesalahan Harapan bahwa internet agar mampu tersedia untuk jutaan pengguna memerlukan arsitektur jaringan yang dirancang dan dibangun yang dapat meminimalisir kesalahan. Sebuah jaringan 'fault tolerant' adalah salah satu metode yang digunakan untuk mengurangi dampak kerusakan hardware atau software dan dapat pulih dengan cepat ketika terjadi problem/masalah. Jaringan jenis ini bergantung pada hubungan redundant, atau jalur lebih dari satu antara pengirim dan penerima. Jika salah satu jalur terputus (rusak/terganggu), maka lalu lintas pesan dapat dialihkan ke jalur yang lain secara cepat. Scalability (skalabilitas) Selain fault tolerant, jaringan juga harus scalable artinya mampu beradaptasi dengan cepat untuk mendukung pengguna baru dan aplikasi tanpa mengganggu atau mempengaruhi kinerja jaringan dan layanan yang lama. Ribuan pengguna baru dan penyedia la...

Klasifikasi Jaringan Komputer

LAN dan WAN Local Area Network Membentang di wilayah geografis yang kecilI Interkoneksi Diadministrasikan oleh satu organisasi Memberikan kecepatan bandwidth yang tinggi untuk perangkat internal Wide Area Networks Interkoneksi LAN Diadministrasikan oleh beberapap layanan (ISP) Memberikan kecepatan link yang lebih lambat dibandingkan LAN Internet, Intranet, dan Ekstranet Internet Koneksi seluruh dunia dalam sebuah jaringan Tidak dimiliki oleh individu atau kelompok Intranet dan extranet Intranet adalah sebuah jaringan internal perusahaan yang dibangun menggunakan teknologi internet. Arsitektur dari intranet berupa aplikasi web dan menggunakan protocol TCP/IP. Sedangkan Extranet merupakan jaringan intranet perusahaan yang ingin mengekspose informasi yang mereka miliki ke jaringan luar Koneksi Internet Teknologi Access Internet Internet Service Provider (ISP) kabel broadband Broadband Digital Subscriber Line (DSL) Wireless WAN Layanan Mobile DSL Leased Lines

Penerapan Jaringan Komputer

JARINGAN KOMPUTER Jaringan komputer adalah hubungan dua buah device ataupun lebih yang digunakan untuk diantara device tersebut. Untuk membangun sebuah jaringan komputer, diperlukan sebuah media Transmisi baik menggunakan Kabel maupun menggunakan Wireless. Komponen Pembentuk Jaringan End Device Perantara Perangkat Jaringan Media Transmisi FUNGSI JARINGAN Jaringan Saat Ini Jaringan tidak memiliki batasan dan dapat mempermudah kita untuk melakukan: Pembelajaran Presentasi Kerja Bermain Menyediakan Sumber Daya di Jaringan Pembagian Jaringan Berdasarkan Ukuran Small Home / Office Networks Medium to Large Networks World Wide Network Client dan Server Client, Menampilkan informasi Server, Memberikan informasi ke perangkat lain pada jaringan Peer-to-Peer Komputer dapat menjadi server dan client pada waktu yang sama.